Kamis malam Jumat (15/5/2025) kader Posyandu (Ibu Sulasmi Eres dan Ibu Suharti Iwan) bersama Ketua PKK RT 10 berkonsultasi langsung dengan tim kesehatan lingkungan Desa Mangunjaya - Ibu Bidan Mia. Arahan dari Ibu Mia untuk dilakukan langkah-langkah sbb:
- Pemantauan jentik nyamuk di rumah warga.
- Edukasi/pemahaman kepada warga akan pentingnya melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
- PSN rutin, bersih-bersih rumah dan lingkungan dengan 3M (menguras, menutup, mengubur) tempat wadah yang berpotensi menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk.
Berdasar hasil konsultasi dan arahan tersebut maka pada Jumat pagi (16/5/2025) petugas juru pemantau jentik (jumantik) RT 10 bergerak melakukan pemantauan keberadaan jentik nyamuk door to door di tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Hasil pengecekan menemukan jentik nyamuk di bak mandi dan tempayan/tempat air konsumsi di dapur rumah warga.
Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor (perantara/pembawa) yang menularkan virus DBD dari satu orang ke orang lain. Ketika nyamuk ini menghisap darah orang yang terinfeksi virus dengue, kemudian menggigit orang setelahnya maka orang tersebut menjadi orang yang terinfeksi DBD berikutnya. Demikian proses penularan kemudian berlanjut.
Ciri fisik nyamuk Aedes aegypti adalah corak hitam belang putih di seluruh tubuhnya, lebih aktif di siang hari (khususnya pagi dan sore) dan suka berkembang biak di tempat penampungan air bersih (bak mandi, vas bunga, drum air yang tidak tertutup).
Selanjutnya pada Jumat siang, Ibu Bidan Mia berkenan hadir memberikan edukasi-pemahaman kepada warga mengenai pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M (menguras, menutup, mengubur):
- Menguras: membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, toren air dan drum, dengan menggosok dindingnya untuk membuang telur nyamuk.
- Menutup: memastikan tempat penampungan air tertutup rapat (tempayan/ember penampungan air konsumsi di dapur).
- Mengubur: menyingkirkan barang bekas seperti kaleng, botol dan ban bekas yang bisa menampung air hujan.
Kegiatan PSN 3M akan lebih mantap dengan tambahan langkah Plus yaitu:
- Menaburkan bubuk larvasida pada air yang sulit dibersihkan.
- Menggunakan obat nyamuk atau kelambu saat tidur.
- Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk di kolam.
- Menanam tanaman pengusir nyamuk.
- Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah.
- Melakukan kegiatan fogging (pengasapan).
Bahwa fogging atau pengasapan memang dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa, namun jentik nyamuk tidak akan mati akibat fogging. Fogging hanya efektif terhadap nyamuk yang sudah dewasa, sementara telur, larva, dan jentik nyamuk akan tetap hidup dan berpotensi berkembang menjadi nyamuk dewasa dalam waktu 2-6 hari. Artinya tanpa melakukan PSN 3M, fogging tidak dapat efektif untuk memutus siklus hidup nyamuk secara keseluruhan. Oleh karena itu, PSN 3M tetap menjadi pilihan utama untuk pencegahan DBD yang menyeluruh.
Pada Sabtu pagi 17 Mei 2025 dilakukan kegiatan PSN mandiri oleh warga di rumah masing-masing. Dilanjutkan fogging swadaya pada Sabtu siang.
Pemantauan Jentik door to door oleh Petugas Jumantik
Jumat pagi 16/5/2025


Edukasi PSN 3M oleh Ibu Bidan Mia kepada Warga
Jumat siang 16/5/2025
Klik pada gambar untuk memutar video
Pelaksanaan PSN dan Fogging Rumah Warga
Sabtu 17/5/2025
(klik pada gambar untuk memutar video)
Pelaksanaan PSN dan Fogging Rumah Kosong
Sabtu 17/5/2025
(klik pada gambar untuk memutar video)
Sabtu 17/5/2025
(klik pada gambar untuk memutar video)
_______________________________________
Dok. Bidang Pemberdayaan Perempuan RT 10
Dok. Bidang Pemberdayaan Perempuan RT 10
Artikel lain :


