RT10_TRB. Halal bi Halal Keluarga Besar RT 10 pada Syawal tahun ini, bertajuk "SUNGKEMAN" : Bersama Melestarikan Tradisi Sungkeman (Menghormati yang Tua Menyayangi yang Muda)". Dilaksanakan pada Sabtu malam Minggu 27 April 2024 bertempat di Saung Pak Aris - warga RT 10 Jalan Melati 1 Taman Raya Bekasi.
Gelaran Halal bi Halal Keluarga Besar RT 10 adalah kegiatan rutin tahunan Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Bidang Kesra) dengan koordinator/ Ketua Penyelenggara - Bapak Ustad Ahmad Cartim.
Pemandu acara (MC) duet Mas Koko Cokro dan Neng Audy memulai acara pada pukul 20.15 WIB. Dibuka dengan pembacaan Al Quran Surah Ar-Ra'du ayat 21-28 yang dilantunkan Ananda Haidar dan saritilawah oleh Ananda Septian.
Tampil mengisi acara melafalkan hafalan Al Quran dan doa harian anak-anak kelompok umur PAUD - SD, Ananda : Ghina, Nabila, Talitha, Calista, Mecca, Inara, Adelia, Icha, Aslan dan Althaf.
*****
Ketua RT 10 dalam kesempatan memberikan sambutan menyampaikan maksud dari tema Halal bi halal kali ini. Bahwa sungkeman merupakan perbuatan, bentuk ungkapan berbakti dan rasa hormat anak kepada kedua orang tuanya, bentuk ungkapan terima kasih anak kepada ayah-bundanya yang telah membesarkan-mengasuh-membimbing sedari lahir hingga saat ini.
Kemudian dalam momen Hari Raya Idul Fitri, sungkeman dilakukan sekaligus sebagai ungkapan permohonan maaf dari anak kepada orang tuanya, dari istri kepada suaminya dan sebaliknya dengan teriring harapan dan doa kepada Alloh keberkahan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.
Ketua RT 10 kemudian mengundang naik ke atas panggung anak-anak kelompok umur balita sampai dengan jenjang sekolah dasar. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dialog tanya jawab ringan dengan anak-anak seputar apa yang mereka kerjakan bersama keluarga disaat momen Lebaran Hari Raya Idul Fitri.
"Siapa yang mudik saat lebaran kemarin?"
Yang dijawab dengan riuh-bermacam jawaban oleh anak-anak.
Kemudian Ketua RT menjelaskan kepada anak-anak bahwa mudik lebaran merupakan tradisi dari masyarakat kita pada umumnya yang dilakukan dengan semangat untuk berbakti kepada orang tua dengan melakukan perjalanan mudik-pulang kampung untuk sungkem kepada orang tuanya.
"Jadi.....ketika kalian mudik pulang kampung bersama ayah-bunda kemarin saat lebaran adalah bentuk rasa rindu dari ayah-ibu kalian dengan embah-kakek-nenek kalian"
"Rindu untuk apa?..... rindu bertemu, rindu mencium tangan orang tua, mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf sebagai ungkapan bakti ayah-bunda kalian kepada embah-kakek nenek kalian".
Selanjutnya panitia meminta anak-anak untuk mencari orang tua masing-masing, kemudian dipandu untuk melakukan sungkeman massal dibimbing mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf dipangkuan orang tua masing-masing.
Di akhir sambutannya Ketua RT mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen pengurus dan keluarga besar RT 10:
"Dalam setiap kegiatan lingkungan yang kita selenggarakan, kita selalu berusaha ada tema yang dapat menguatkan kita semua, ada hal indah dan bermanfaat yang bisa "dibawa pulang" oleh warga dan anak-anak kita. Menjadi hal yg berkesan dan menjadi pelajaran hidup kita dalam bermasyarakat".
"Dalam setiap kegiatan lingkungan yang kita selenggarakan, kita selalu berusaha ada tema yang dapat menguatkan kita semua, ada hal indah dan bermanfaat yang bisa "dibawa pulang" oleh warga dan anak-anak kita. Menjadi hal yg berkesan dan menjadi pelajaran hidup kita dalam bermasyarakat".
"Hari ini kita mencoba mengajarkan kepada anak-anak untuk berani meminta maaf atas khilaf yang dilakukan, mengajarkan kepada generasi penerus kita untuk menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda".
*****
Sesepuh, Penasehat RT 10 yang juga Ketua DKM Daarul Khairat - Bapak H. Arif Armansyah, SH - pada kesempatan memberikan sambutan menyampaikan pesan-pesan untuk terus memupuk kerukunan antar warga. Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan atas sinergitas pengurus dan warga RT 10 dengan pengurus DKM dalam setiap pelaksanaan kegiatan di Masjid Daarul Khairat.
Nampak hadir dalam acara Halal bi Halal Keluarga Besar RT 10: Ketua RT 08 Bapak Heri Pranajaya, Ketua RW 21 - Bapak Sukmo Subagyo bersama rombongan jajaran Pengurus RW 21 Bapak Joko (Bendahara), Bapak Riki (Sekretaris), Bapak Harsono (Penasehat) dan Bapak Sarip (Humas). Pada kesempatan sambutan, Ketua RW 21 menyampaikan beberapa hal terkait layanan di Pemerintahan RW 21 dan Desa Mangunjaya. Mengulas telah terlaksananya Pemilu Legislatif dan Pilpres dengan aman dan kondusif, Ketua RW bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh warga. Kemudian atas nama pribadi, keluarga dan pengurus RW 21 mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah dan permohonan maaf lahir dan batin.
Usai sesi sambutan-sambutan, diselingi penyerahan bingkisan tali asih kepada para petugas Humas RT 10. Tali asih sebagai bentuk terima kasih atas dedikasi para petugas Humas menjadi penyambung program pengurus RT kepada warga. Berkenan menyerahkan tali asih oleh sesepuh/ penasehat RT 10 Bapak H. Arif Armansyah, Bapak Sumarno dan Bapak Haji In'am kepada Ibu Jamto, Ibu Jumali, Ibu Muryati dan Ibu Sunarto.
Selanjutnya bingkisan tali asih juga diperuntukkan bagi Ketua Majelis Taklim Nurul Iman yang purnabakti pada tahun ini - Ibu Fitri. Tali asih diserahkan oleh Ketua Majelis Taklim yang baru - Ibu Imelda didampingi Ketua PKK RT 10 - Ibu Eni.
*****
Halal bi Halal Keluarga Besar RT 10 kali ini mengundang KH. Drs. Didin Muhidin, M.A untuk memberikan tausiyah:
Filosofi Ketupat dalam Tradisi Lebaran Masyarakat Muslim Indonesia
Tradisi merayakan lebaran Idul Fitri usai (bakda) menjalankan puasa Ramadhan diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga di masa Kesultanan Demak. Di masyarakat sering kita jumpai tradisi 2 kali lebaran, yaitu Bakda Lebaran (1 Syawal) dan Bakda Kupat (Ketupat). Lebaran Ketupat (kupatan) secara umum dirayakan sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri atau hari kedelapan pada bulan Syawal setelah melakukan puasa sunah selama enam hari.
Tradisi Lebaran Ketupat atau Bakda Kupat merupakan simbolisasi dari bahasa Jawa. Kupat merupakan akronim dari laku papat yang berarti empat tindakan, yaitu: lebaran, luberan, leburan dan laburan.
Tradisi Lebaran Ketupat atau Bakda Kupat merupakan simbolisasi dari bahasa Jawa. Kupat merupakan akronim dari laku papat yang berarti empat tindakan, yaitu: lebaran, luberan, leburan dan laburan.
- Lebaran berarti usai (ba'da/bakda). Menandakan berakhirnya waktu menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh .
- Luberan berarti melimpah yang mengajarkan kita untuk saling berbagi rezeki kepada sesama yang berhak menerimanya.
- Leburan yang berarti melebur atau menghilangkan dosa dengan mengakui kesalahan, meminta maaf dan memberi maaf.
- Laburan berarti kapur untuk memutihkan (mengecat) dinding rumah dan menjernihkan air yang berarti manusia harus selalu menjaga kesucian lahir dan batin.
Sehingga penggunaan janur sebagai pembungkus beras memiliki makna yang dalam mengenai harapan manusia untuk mendapatkan petunjuk Alloh menuju jalan yang benar.
Di akhir tausiyah diisi dengan tanya jawab KH. Drs. Didin Muhidin, M.A dengan jamaah Halal bi Halal dan ditutup doa.
Halal bi halal diakhiri dengan salam salaman dan saling memaafkan oleh seluruh Keluarga Besar RT 10.
*****
Sambutan:
Ketua RT 10 (Bapak H. Willy Artho, M.M), Ketua RW 21 (Bapak Sukmo Subagyo),
Penasehat RT 10/ Ketua DKM (Bapak H. Arif Armasnyah, M.H)
| Sesepuh, Penasehat & Pengurus RT 10 |
| Ketua Panitia/ Bidang Kesra RT 10: Ust. Ahmad Cartim |
Duet pemandu acara (MC):
Mas Koko & Neng Audi
Ananda Haidar (kanan) & Ananda Septian (kiri)
Bincang santai dengan anak-anak kelompok umur PAUD s.d SD kemudian dipandu sungkeman dengan orang tua masing-masing |
| Suasana anak-anak mencari bundanya untuk di-sungkem-i |
Klik pada gambar untuk memutar video
"Keriuhan bincang santai dengan anak-anak kelompok umur PAUD s.d SD"
| Penampilan Hafalan Quran & Doa |
![]() |
| Tausiyah: KH. Drs. Didin Muhudin, M.A |
*****
Halal bi Halal

*****
| Penyerahan bingkisan tali asih kepada para petugas Humas RT 10: Ibu Jamto, Ibu Jumali, Ibu Narto & Ibu Muryati Risdianto |
| Penyerahan bingkisan tali asih: kepada Ketua MT. Nurul Iman (Ibu Fitri) oleh Ketua yang baru (Ibu Melda) didampingi Ketua Penggerak PKK RT 10 (Ibu Eni) |
![]() |
| Tamu Undangan: Ketua RT 08 Bapak Heri Pranajaya nampak hadir di tengah-tengah warga RT 10 ![]() |
| Panitia bagi-bagi doorprize |
*****
Panita : Bidang Kesra & Bidang Kepemudaan/ Putra-putri RT 10
![]() |
| Foto Bersama : KH. Didin Muhidin, Ketua RW 21, Ketua RT 10 & Ketua Panitia |
![]() |
| Dari kanan ke kiri: Panggah (Ketua Kepemudaan) - Ari - Fikri - Udin Sandi (depan) |
| Bendahara Kepemudaan - Audi (kanan) Sekretaris Kepemudaan - Diaz (Kiri) |
| Ki-ka : Muh. Ivan-Rianda-Rohman |
![]() |
| Berdiri ki-ka: Ramadhan (Sekretaris RT 10) - Ari - Audi - Panggah Jongkok (ki-ka): Rianda - Rohman |
![]() |
| Tim kreatif: Ivan - Ari |
![]() |
| Ki-ka berdiri: Rianda - Diaz - Zaidan(dok.) Kika jongkok: Ari - Rohman |




.jpg)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar