※ Sekretariat : Jl. Melati Raya Blok i5 No. 10 Perumahan Taman Raya Bekasi ※

Rabu, 22 Februari 2023

PKK RT 10 Memanfaatkan Lahan Rumah Kosong : Mengubah "Beban" menjadi "Manfaat"


TRB_RT10. Berdasar data pengurus RT dan sensus ekonomi tahun 2022 lalu wilayah RT 10 terdiri dari dari 115 bangunan rumah tinggal (baca: Registrasi Sosek). Dari sejumlah bangunan tersebut 6 diantaranya adalah rumah kosong/ tidak berpenghuni atau yang tidak ditinggali.

Selama ini, dari waktu ke waktu, pengelolaan rumah-rumah kosong menjadi "beban" bagi pengurus RT. Pemilik rumah yang biasanya tinggal jauh bahkan sering kali tidak terdeteksi dimana domisili tinggalnya, jarang mengontrol kondisi property-nya. Di sisi lain pengurus dan warga dituntut secara rutin membersihkan rumput dan tanaman liar yang tumbuh di halaman/ disekitar rumah kosong tersebut. Karena resiko bagi warga sekitar ketika tanaman liar tidak dibersihkan sering terjadi kemunculan binatang/hewan liar seperti: musang, ular, kelabang dan sebagainya, terutama ketika musim penghujan.

Warga membersihkan tanaman liar dan sampah di halaman rumah kosong:
Minggu pagi 19 Februari 2023

Dari kondisi ini, pengurus RT berinisiatif mencari nomor kontak/telpon/HP/WA dan mencoba berkomunikasi dengan para pemilik rumah-rumah kosong tersebut. Kepada yang bersangkutan kemudian dikirimkan surat pemberitahuan serta foto maupun video terkait kondisi rumah dimaksud. Alhamdulillah sebagian besar pemilik telah merespon positif, bersedia ikut andil dalam iuran pengeloaan lingkungan (IPL) rutin setiap bulan sebesar Rp 40.000,-.

Hasil bersih-bersih rumah kosong:
Minggu sore 19 Februari 2023


Khusus untuk rumah kosong dengan alamat Blok i3 Nomor 2-3, pengurus RT kemudian meminta izin via jaringan WA kepada pemilik (a.n Rusmala Dewi) untuk memanfaatkan halaman rumah kosongnya sebagai bakal lahan apotik hidup. 

Maka setelah mendapat lampu hijau dari pemilik rumah pada Senin 20 Februari 2023 terlihat ibu-ibu mulai mengolah tanah dan merintis "Apotik Hidup" dengan menanam beberapa tanaman seperti : sereh/kamijoro, pandan wangi, kunyit, jahe dan sirih hijau.

Merintis "Apotik Hidup" : Bidang Pemberdayaan Perempuan RT 10







Dengan memanfaatkan lahan rumah tak berpenghuni atau rumah kosong, keuntungan bersama yang didapat adalah :
  1. Pemilik rumah merasa properti-nya ikut dijaga oleh warga;
  2. Ibu-ibu PKK memperoleh lahan untuk merintis "Apotik Hidup RT 10"; dan
  3. Dengan dimanfaatkannya halaman rumah kosong sebagai lahan apotik hidup dengan sendirinya warga tidak lagi membuang sampah dan puing di halaman rumah kosong.


Artikel terkait :



Sabtu, 18 Februari 2023

Rapat Warga RT 10 - Kenaikan Iuran Warga & Iuran RW

TRB-RT10 - Sabtu malam Minggu tanggal 18 Februari 2023, pengurus RT mengundang warga dalam Rapat Warga RT 10. Rapat dilaksanakan sebagai media-forum silaturrahmi warga. Forum pertemuan juga digunakan untuk menyampaikan informasi-informasi terkait pengelolaan lingkungan serta membahas agenda-agenda yang perlu diputuskan bersama antara pengurus RT dengan warga.

 Agenda utama pertemuan adalah pembahasan rencana kenaikan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL). Wacana kenaikan IPL memang mulai mengemuka sejak Rapat Warga pada 01 Oktober 2022 yang lalu (baca: Rapat Warga RT 10 - Oktober 2022). Bahwa pada pertemuan tersebut, salah satu yang disepakati adalah bahwa "Besaran iuran bulanan warga akan dievaluasi bersama dalam rapat warga apabila sudah ada ketetapan kenaikan iuran RW 21."

Berdasar hasil Rapat Warga 10 Oktober 2022 tersebut dan telah ditetapkannya kenaikan IPL RW 21 pada Rapat Forum RW 21 (Minggu pagi 29 Januari 2023) sebesar Rp 3.500,- / KK yang berlaku terhitung mulai Maret 2023 maka kemudian Rapat Warga RT 10 menyepakati besaran kenaikan IPL RT 10 yaitu Rp 5.000,-/ KK. 

Sehingga terhitung mulai Maret 2023 IPL bulanan RT 10 naik dari Rp 40.000.-/KK menjadi Rp 45.000,-/KK sebagaimana tertuang dalam Notulen Rapat sbb:



> Daftar Hadir Rapat :



>> Laporan Bendahara Rutin/Kas RT Februari 2023 :






>>> Laporan Bendahara Pembangunan Februari 2023:

Pembangunan Gapura Tahap 3 (penutup): "Pemasangan Identitas"

TRB_RT10. Jumat malam Sabtu 17 Februari 2023 merupakan proses akhir pengerjaan gapura yang berlokasi di Jl. Melati III RT 10 RW 21. Sentuhan akhir berupa pemasangan identitas RT 10.


> Proses pembuatan tulisan berbahan akrilik 
 
Material akrilik : dipotong-dipanaskan-ditekuk dan dibentuk


>> Pemasangan identitas RT berbahan akrilik 
(Kamis 16 Februari 2023) :



>>> Peng-install-an pencahayaan
(Kamis malam Jumat 16 Februari 2023) :

Merakit lighting pada tulisan

"Bersama Kita Bisa" : berbahan plat besi 

\

>>>> Laporan Bendahara Pembangunan 
Pembangunan gapura menyerap dana nominal Rp 10.715.500,- plus sumbangan berupa material tambahan dan konsumsi dari warga yang tak terhitung nilai nominalnya. 
Laporan pembangunan gapura kemudian disampaikan oleh Bendahara Pembangunan, Bapak Sunarto, di depan Rapat Warga RT 10 pada Sabtu malam Minggu 18 Februari 2023. (baca: Rapat Warga RT 10)



@Dok. Bidang PUPR RT 10

Artikel terkait:


Minggu, 22 Januari 2023

Relokasi Pos Keamanan


RT 10 Minggu 22 Januari 2022. Pemindahan pos keamanan RT dari Jl. Melati 3 ke Jl. Melati 5 dimaksudkan untuk memberi kenyamanan dan tempat istirahat/berteduh bagi petugas kemanan RT saat menjalankan tugas patroli di lingkungan wilayah RT 10. 

Relokasi juga dimaksudkan agar pos keamanan lama dengan kontruksi besi tetap dapat dimanfaatkan dengan optimal sejak telah dibangunnya pos keamanan yang permanen di Jl. Melati 3. 

    
Pos Keamanan : Jl. Melati 3


Artikel terkait :



Pembangunan Gapura Tahap 2


RT 10/21. Pada hari Minggu 11 Desember 2022 pengerjaan gapura yang berlokasi di Jl. Melati III RT 10 RW 21 mulai memasuki tahap penyelesaian (finishing). Tahap finishing ini dimulai sebagai hasil rapat warga pada Sabtu malam Minggu 10 Desember 2022. Dalam rapat warga tersebut Bendahara Pembangunan Bapak Sunarto melaporkan progres pengerjaan pembangunan gapura pada tahap 1 (baca:  Pembangunan Gapura Tahap 1) termasuk menyampaikan laporan serapan dana pembangunan tahap 1 yang telah direalisasikan, yaitu total Rp. 4.082.500,- 

Bendahara Pembangunan juga melaporkan kepada warga yang hadir dalam rapat, bahwa sumber daya pembangunan gapura berasal dari :

  1. Swadaya warga RT 10 (sumbangan tenaga pengerjaan melalui kerja bakti, dana tunai, sumbangan berbentuk material dan sumbangan konsumsi kerja bakti);
  2. Dana denda ronda periode 8 Oktober s.d 26 November 2022 (baca: Pengaktifan Ronda Malam Minggu) ;
  3. Beberapa donatur dari relasi kerja warga RT 10. 

Pengerjaan tahap 2 diawali dengan melakukan pemasangan batu alam pada konstruksi tiang gapura. Kemudian dilanjutkan plester-aci pada list plang gapura dan sebagian tiang sebelah kanan.

Sampai dengan Kamis tanggal 19 Januari 2023, Alhamdulillah pekerjaan telah menyelesaiakan sekira 95% menuju hasil akhir. Sehingga diharapkan pada minggu ke-4 Januari 2023 ini, insyaa Alloh pengerjaan finishing tinggal pengecatan pada permukaan gapura yang tidak ditempeli batu alam.




*****

Sabtu-Minggu, 21-22 Januari 2023 saat libur nasional Imlek, giat finishing dilakukan. Batu alam dipoles amplas dan sikat kawat untuk membersihkan nat serta sisa-sisa cipratan semen. Disusul kemudian dengan pengecatan.




Untuk laporan keuangan pengerjaan tahap 2 sebagai petanggungjawaban kepada warga akan disampaikan pada rapat warga yang akan datang setelah semua pekerjaan pembangunan gapura diselesaikan. (dok.Bidang PUPW-RT10/21)


 Artikel terkait :


Minggu, 20 November 2022

Pembangunan Gapura Tahap 1


RT 10. Minggu 6 November 2022 warga melaksanakan kerja bakti membongkar Gapura bambu di Jl. Melati 3 RT 10 RW 21 Taman Raya Bekasi. Gapura bambu yang dibongkar merupakan gapura yang dibuat dan didirikan saat peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan RI tahun 2021. Setelah 2 kali peringatan HUT Kemerdekaan (2021 dan 2022), Tim Bidang Pekerjaan Umum dan Pembangunan Wilayah (klik di sini) melakukan inspeksi terhadap kelayakan dari kontruksi fisik bangunan gapura tersebut.

Hasil inspeksi dari Tim pada Sabtu tanggal 22 Oktober 2022 yang lalu, menyatakan bahwa material gapura bambu tersebut sudah mulai mengalami pelapukan. Kayu kaki penyangga mulai lapuk dan dimakan rayap. Sehingga tingkat kehandalan konstruksinya mulai mengalami disorientasi (goyang).

Berdasar laporan tersebut Ketua RT kemudian memutuskan untuk melakukan release (pembongkaran).  Maka pada hari Minggu 6 November 2022 dengan bergotong royong, warga melakukan pembongkaran gapura bambu.


Pembongkaran gapura bambu, Minggu 6 November 2022
 


Setelah pembongkaran gapura bambu, kerja bakti warga selanjutnya memulai pembuatan konstruksi pondasi untuk berdirinya gapura permanen dengan kontruksi beton di lokasi tersebut.


Penggalian lubang pondasi
(Sabtu 5 November 2022)


Pembesian / perakitan kerangka besi kaki dan tiang gapura
(Minggu 6 November 2022)




Pengecoran Pondasi Kaki Gapura
(Minggu 6 November 2022 - sore) 





*****

Pengecoran Tiang
Minggu & Selasa (malam) 13 & 15 November 2022



*****

Pengecoran Pilar 
Minggu 20 November 2022
Setting Bekisting

Menunggu hasil pengecoran pilar kering 



*****

Rencana desain Gapura adalah sbb:

Desain tiang menggambarkan keberagaman dari warga RT 10.
(dilambangkan dengan bentuk tiang gapura berprofil tiga dengan ketinggian berbeda)
menggambarkan berbeda-beda latar belakang budaya warganya, etnis-suku, agama & sosial-ekonomi.
Namun dari perbedaan tersebut warga mempunyai komitmen bersama untuk bersatu,
diikat menjadi satu kesatuan oleh semangat kerukunan dan kebersamaan.




Artikel terkait :


Senin, 07 November 2022

Registrasi Sosial Ekonomi Tahun 2022 - RT 10 RW 21


Pendataan Regsosek adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. 
Regsosek atau registrasi sosial ekonomi tahun 2022 adalah upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan berbagai programnya secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien.
Data Regsosek dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bantuan sosial, kesehatan, hingga administrasi kependudukan. 


*****

RT 10/RW 21 Mangunjaya. Pelaksanaan pendataan Regsosek di RT 10 RW 21 oleh petugas BPS dimulai sejak tanggal 30 Oktober 2022.  Petugas atas nama Aurel Nurfalah, memulai tugasnya dengan melakukan verifikasi data kependudukan berdasar data awal yang mereka peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi. Data awal di cross-check dengan data kependudukan yang ada di pengurus RT 10. Dari kegiatan verifikasi ini, jumlah kepala keluarga di wilayah RT 10 adalah sejumlah 101 KK. Sementara data pada pengurus RT adalah 115 KK (Data warga RT 10 - klik di sini). Selisih data ini bisa terjadi karena ada beberapa keluarga di RT 10 yang generasi keduanya (anak) mulai ada yang berkeluarga/menikah namun masih tinggal dengan orang tuanya. Kemudian ada juga bangunan/ rumah yang ditempati oleh keluarga/warga "pengontrak" sehingga tingkat keluar-masuknya jumlah KK di setiap waktu menjadi sangat dinamis. Sementara untuk luas total wilayah RT 10 adalah 14.661 meter persegi (Sumber: www.google.com/maps/)

Setelah melakukan verifikasi data, petugas bersama Ketua RT 10 melakukan orientasi lapangan. Ketua RT menunjukkan batas-batas wilayah sambil memberitahukan secara umum beberapa karakteristik dari warganya. Hal ini dilakukan agar memudahkan petugas menyusun strategi ketika melakukan pendataan dan meghitung alokasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya.

Wilayah RT 10
(Sumber: site plan Taman Raya Bekasi, PT. Abadi Mukti)


Luas total wilayah RT 10 : 14.661,52 m²
(Sumber: www.google.com/maps/)


Surat Tugas Petugas BPS
wilayah kerja RT 10

Pelaksanaan Pendataan
(30 Oktober - 6 November 2022)

Hingga hari Minggu malam Senin 6 November 2022, petugas melaporkan kepada Ketua RT telah selesai melakukan tugas lapangan dengan mendata pada sejumlah 101 bangunan/ alamat rumah dengan jumlah 111 kepala keluarga terdata. Sementara untuk laporan lengkap sampai dengan artikel ini diterbitkan masih dalam proses (input) oleh petugas.  

Petugas Regsosek :  Aurel Nurfalah (kiri)


Artikel terkait :